Sabtu, 11 November 2017

Tutupnya Perusahaan 7-eleven ( Pengantar Bisnis# )




I.                  Pendahuluan 

       Pada era modern ini telah banyak macam – macam usaha yang dibuka mulai dari resto,caffe,pakaian,dll yang mungkin tidak bisa disebutkan semuanya. Pada tahun 2015 sedang maraknya minimarket yang berupa resto/caffe yang berada diwilayah amerika serikat namun pada di tahun 2015 ini pun baru naik namanya di Indonesia. Gerai ini sangat unik yang membuat para remaja serta mahasiswa tertarik karena menyediakan fasilitas yang sesuai serta bayarannya pun pas dengan harga kantong para remaja. Setiap perusahaan seiringnya berjalannya waktu pasti selalu berubah – ubah baik itu zamannya atau pesaingnya. Bukan lagi perusahaan kalau ingin membuat para pelanggannya puas dengan pelayanannya yang telah disediakan oleh perusahaan masing – masing namun berbeda mode. Masalah semakin maju atau menurunnya suatu perusahaan ialah tergantung dari pengelolaannya bagaimana usaha tersebut agar bisa menjaga,bersaing dan mengikuti zaman serta pemikiran para konsumen. Namun, disini akan dijelaskan gerai yang tutup karena mengalami penurunan sehingga gerai tersebut tidak sanggup untuk melanjutkan lantaran untuk membayar beban – beban yang dikeluarkan.


  
    

II.               ISI


             Pada tahun 2015 maraknya nama 7-eleven yang dianggap tempat nongkrong kekinian untuk para remaja. Perusahaan ini juga menjadi kontributor pendapatan terbesar pada mayoritas perusahaan. Namun pada saat memasuki tahun 2016 perusahaan 7-eleven ini mengalami penurunan hingga tutupnya beberapa gerai di wilayah Indonesia. Bisnis model ini diterapkan oleh 7-eleven di Indonesia namun, diganggu oleh perkembangan peraturan yang kurang kondusif sehingga perusahaan pun mengalami penurunan terus – menerus.                        
            Perusahaan tutup sekitar 25 gerai pada 2016 dibandingkan 2015 sekitar 20 gerai. Total gerai 7-eleven sekitar 161 gerai pada tahun 2016. Pada tahun 2017 pendapatan perusahaan 7-eleven pun semakin lama semakin menurun yang disebabkan berbagai faktor, sehingga 7-eleven pun mengibarkan bendera putihnya pada tanggal 30 Juni 2017 untuk menutup seluruh gerai 7-eleven di Indonesia guna menghindari kerugian yang sangat besar. Faktornya ialah disebabkan pada peraturan yang dikeluarkan oleh kementrian perindustrian ditetapkan untuk melarang menjual minuman berakohol dikarenakan warga Indonesia adalah mayoritas Muslim.                         
            Padahal, dengan menjual minuman berakohol tersebut adalah sumber pendapatan yang besar untuk mendapatkan keuntungan. Diberikannya fasilitas Wifi gratis juga faktor yang menyebabkan penurunan pendapatan pada 7-eleven, karena pengunjung datang hanya membeli 1 buah minuman dan duduk untuk ber-Wifi-an gratis hingga berjam – jam. Maka dari itu, dengan adanya pengeluaran perusahaan yang tidak sesuai dengan pendapatannya, ini menyebabkan kerugian pada perusahaan tersebut, sehingga tidak cukup untuk dibebankan.               
            Biaya sewa tempat dan infrastruktur juga terpengaruh karena penurunan perusahaan tersebut apalagi perusahaan gerai 7-eleven juga harus membayar utang Bank, jadi ini adalah resiko bisnis yang mereka hadapi karena biayanya sebagian besar utang melalui perbankan. Model bisnis dan risiko gerai 7-eleven serupa dengan restoran makanan dan minuman siap saji yang difasilitasi dengan tempat duduk dan wifi gratis. Akibatnya, rantai itu menghadapi persaingan yang ketat dari restoran cepat saji dan penjual makanan tradisional yang masih sangat popular di kalangan konsumen Indonesia.




 

III.     PENUTUP

KESIMPULAN

           7-eleven mulai mengalami penurunan pendapatan karena atas dikeluarkannya persyaratan dari kementerian perindustrian serta fasilitas yang diberikannya lebih banyak dibanding pemasukannya yang didapat. Pada akhirnya 7-eleven mengalami penurunan dan memutuskan untuk menutup perusahannya guna menghindari kerugian yang besar. 


SARAN

            Lebih mengubah metode penjualannya, tidak harus berpatok/kesamaan pada barang luar negri yang akan dijualnya. Gerai tersebut harus melihat kondisi serta aturan yang berada di suatu Negara karena tidak semua Negara sama diberlakukanya penggunaan suatu barang.



IV.     REFERENSI


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

English Sentences