Sabtu, 11 November 2017

Perusahaan Toserba yang Menutup ( Pengantar Bisnis# )



I.                  Pendahuluan

       Hingga sekarang Toserba tidak jauh dari kata ‘Ramai’ pengunjung karena konsumen Indonesia  yang sangat suka sekali berbelanja. Apalagi semakin banyak nya penduduk di Indonesia mampu menambahkan minat pengunjung ke toserba. Dari yang membeli pakaian,keperluan rumah tangga, dsb masyarakat konsumen pun tidak ada hentinya untuk mengunjungi ke toserba. Karena, toserba ialah telah menjadi kebutuhan pokok dalam objek berbelanja apalagi bagi kaum hawa bukan sebuah hal yang berat untuk pergi dikunjungi. Hampir setiap hari toserba banyak dikunjungi oleh masyarakat konsumen apalagi di hari – hari besar seperti hari raya, hari natal serta hari awal bulan banyak pengunjung berbondong – bonding untuk datang, apalagi bila toserba tersebut mempunyai harga khusus seperti diskon besar – besaran. Namun, setelah kasus tutupnya gerai 7-eleven sekarang toserba sedang maraknya ditutup karena  menyebabkan  penurunan pengunjung sehingga toserba tersebut tutup di beberapa tempat wilayah. Maka, disini akan dijelaskan mengapa toserba tersebut bisa tutup. Apakah yang terjadi? Mari kita pahami dengan saksama penjelasan dibawah.


II.               Isi


        Gerai Lotus di Thamrin,Jakarta Pusat, pada akhir bulan oktober sedang ramai pengunjung sampai meningkat 80%. Ramainya pengunjung pada gerai Lotus dikarenakan sedang mengadakan diskon besar-besaran menjelang penutupan gerai tersebut pada akhir bulan Oktober. Selain Lotus juga ada beberapa toserba yang akan ditutup oleh PT. Mitra Adiperkasa. 
       Tutupnya toserba ini disebabkan oleh perubahan perilaku konsumen yang menjadi melesunya untuk berbelanja. Mereka menahan untuk berbelanja, karena konsumen sudah mulai cerdas dalam memanfaatkan kelangsungan hidupnya  yang akan dimasukkan ke deposito berjangka, dan konsumen juga lebih memilih pada leisure dan lifestyle.    
      Pola hidup konsumen  rata – rata lebih suka berpengalaman, mereka didorong oleh produk yang hanya berpergian belanja, makan dan minum lalu diposting ke internet. Penyebab ini ialah lebih cenderung pada deret hitung. Sedangkan penyebab maraknya belanja online disebabkan oleh deret ukur yang membuat konsumen lebih ingin mudah dan praktis dalam berbelanja, tetapi dalam belanja online pun juga belum adanya peningkatan yang meningkat yang dianggap penyebab utama tutupnya toserba. Sehingga, yang menjadi penyebab utamanya adalah perubahan perilaku yang dimiliki oleh konsumen sekarang.


III.        Penutup

KESIMPULAN

Tutupnya toserba disebabkan oleh perilaku konsumen yang merubah, karena konsumen    lebih memilih pada leisure dan lifestyle yang seimbang sehingga mereka cenderung menahan untuk berbelanja yang akan menyebabkan menurunya pengunjung pada toserba tersebut. Hal ini disebabkan deret hitung, karena penurunan berbelanja pada konsumen mulai sedikit sehingga toserba pendapatan pun juga mengalami penurunan.



SARAN

             Toserba juga harus mengimbangi kebutuhan masyarakat konsumen misalnya, pada gaya hidup konsumen yang lebih dibutuhkan dan juga memiliki harga pasar yang sesuai  dengan penghasilan masyarakat di Indonesia. Sehingga masyarakat konsumen dapat mengimbangi dalam pengeluaran ekonominya tersebut. Toserba juga harus aktif dalam bidang berbelanja online karena, masyarakat konsumen kini lebih memilih berbelanja praktis dan mudah, agar pendapatan pada toserba pun juga seimbang dan tidak mengalami penurunan.



IV.           REFERENSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

English Sentences